Memuat Jadwal Shalat Dramaga...
"Mewujudkan Generasi Qur'ani yang berakhlak dan beradab sesuai Al-Qur'an dan Sunnah untuk umat dan bangsa"
Mengenal Maqdis
Pesantren Maqdis menyediakan untuk seluruh jenjang pendidikan
Melirik Sekilas
22 Thn
Berdiri
600+
Santri Aktif
1000+
Alumni
50+
Tenaga Pendidik
Kemana Santri Maqdis Lulus?
Berita Terkini
Selamat
Doa-doa yang terus melangit, usaha dan serta kegigihan yang akhirnya berbuah manis 🌟 Selamat berposes di jenjang yang lebih tinggi sobat...
Pesantren Maqdis Salurkan Paket Sembako dan Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga Sekitar
BANDUNG – Sebagai bentuk pengabdian masyarakat, Pesantren Maqdis menggelar aksi sosial bertajuk "Maqdis Berbagi" pada Jumat (16/01). Kegiatan ini...
Santri Pesantren Maqdis Gelar Wisuda Tahfizh, Cetak Generasi Qur’ani Berwawasan Global
BANDUNG – Suasana khidmat menyelimuti kompleks Pesantren Maqdis pada Ahad pagi (11/01). Sebanyak 50 santri tingkat menengah dan atas mengikuti...
Frequently Asked Questions (FAQ)
Menggunakan kurikulum Maqdis yang mengintegrasikan antara pendidikan formal dan pendidikan khas pesantren, dengan perbandingan 70% muatan agama dan 30% muatan umum, dengan pendekatan Pendidikan Berbasis Capaian Pembelajaran (Outcome-Based Education).
Penjengukan santri oleh orang tua/wali dilakukan 1x dalam satu semester. Akan tetapi, terdapat kegiatan wajib berupa kajian parenting untuk orang tua/wali yang dilakukan offline di pesantren 1x tiap semester, sehingga selepas kegiatan, orang tua/wali bisa menjenguk Ananda sebagai tambahan, hingga batas waktu yang ditetapkan.
Alhamdulillah, sejak tahun 1994 pesantren telah berkhidmat untuk umat dan meluluskan 900 lebih alumni dalam 25 angkatan yang melanjutkan studi di perguruan tinggi Timur Tengah, Australia, dan Indonesia.
Ada, dilakukan setelah melihat minat dan bakat santri, sebagian ada yang berpotensi melanjutkan sekolah, sebagian lainnya ada yang tertarik untuk berkecimpung di dunia dakwah, kerja, maupun usaha. Setelah cukup tergambar, dilakukanlah pendampingan dengan program-program unggulan, seperti Magang, Tur Kampus, Sit in, Bimbingan Belajar Umum maupun Agama, dsb.
Perlu disamakan dahulu persepsinya, bahwa bullying adalah tindakan menyakiti, merendahkan, atau menindas orang lain yang dilakukan secara sengaja.



